Liburan akhir tahun merupakan momentum yang pas untuk meningkatkan ekuitas merek dan penjualan. Ciptakanlah program promosi yang menarik dan efektif.

 

Setiap menyambut musim liburan, banyak di antara para business owner ataupun brand manager menciptakan program promosi (holiday marketing campaigns). Tujuannya ialah meningkatkan ekuitas merek dan penjualan di akhir tahun.

Namun, banyak para pengelola brand yang kurang maksimal dalam menciptakan program promosi liburan ini, sehingga tidak optimal dan mengena di hati pelanggan. Kesalahan yang banyak ditemukan tidak adanya tema pemasaran yang pas, salah memilih saluran media promosi, hingga kurang menarik program promosi yang ditawarkan.

Lalu, bagaimana cara mengembangkan promosi di akhir tahun yang efektif nan powerful? Saya memetakan ada tiga trik yang bisa menjadi inspirasi bagi para master.

 

#1 Ciptakan Tema Pemasaran

Sebelum menentukan apa program promosi yang akan dikembangkan dan memilih saluran media, hal pertama yang harus dilakukan oleh para pemilik merek adalah menciptakan tema pemasaran atau promosi.

Tema pemasaran adalah ide atau pesan yang dikembangkan untuk menarik target pasar secara maksimal. Liburan akhir tahun adalah momentum penting yang bisa dielaborasi menjadi tema pemasaran bagi produk atau layanan.

Spotify dan Sonos merupakan contoh unik dalam mengembangkan tema pemasaran. Spotify adalah perusahaan aplikasi musik streaming, sementara Sonos adalah perusahaan elektronik musik digital berbasis nirkabel. Mereka melakukan co-promotion dengan tema pemasaran hastag #PlaylistPotluck: One Home. One Host. Everyone Brings A Dish.

Co-promotion Spotify dan Sonos

 

Spotify dan Sonos paham bahwa tradisi masyarakat di Barat saat liburan adalah pesta di rumah dengan musik. Lalu, mereka mengampanyekan tradisi potluck yang sudah berkembang di Inggris sejak abad 17: semua orang bisa berpesta, dan seluruh partisipan di pesta membawa makanan masing-masing.

Dengan kata lain, Spotify dan Sonos mengampanyekan bahwa bikin pesta itu mudah dan murah. Untuk musik, mereka bisa pakai Spotify dan Sonos. Untuk makanan dan minuman, setiap pendatang harus bawa sendiri. Menarik bukan?

Merek outdoor apparel REI memiliki tema pemasaran #OptOutside. Ia mengampanyekan liburan bersama di alam terbuka lebih baik daripada di mal, tempat rekreasi, pusat jajanan, dan lainnya. Kampenye ini pun sukses hingga ditiru oleh banyak aktivis pro lingkungan dan aktivis peduli anak.

Hubspot menciptakan tema pemasaran #HolidayHub. Merek asal Amerika Serikat ini tahu bahwa salah satu kebiasaan masyarakat saat liburan adalah membaca. Maka, mereka mengembangkan tema #HolidayHub, di mana para pembacanya mendapatkan kemudahan untuk mengakses ebook bermutu secara gratis.

Holiday marketing campaign Hubspot

 

Satu contoh lagi adalah HotelTonight. Merek ini melakukan promosi Visit, Don’t Stay. Apa maksud dari tema promosi itu? Di saat liburan, kunjungan ke sanak keluarga merupakan hal penting. Tetapi, di Barat, orang seringkali tidak nyaman untuk menetap di rumah saudara sendiri. Momentum inilah yang dimanfaatkan HotelTonight: berkunjung, tapi tak perlu tinggal. Mereka bisa menginap di hotel.

Lalu, bagaimana dengan para master? Apakah sudah memiliki tema-tema pemasaran? Jika belum, ini adalah teknik sederhana untuk mengembangkan tema pemasaran.

#1 Gali insight dari konsumen. Apabila tema pemasaran seputar liburan, maka carilah insight seputar liburan dari target pasar yang dibidik.

#2 Lakukan pemetaan terhadap kompetitor. Tema pemasaran kompetitor bisa jadi acuan, hingga kita mendapatkan diferensiasi.

#3 Tema pemasaran harus unik atau kreatif, padat-ringkas (concise), original, relevan, dan mendorong orang untuk berindak. Bila belum memenuhi syarat ini, cobalah dilakukan.

 

#2 Gamification Way

Di musim liburan, taktik promosi yang efektif adalah gamifikasi. Apa itu gamifikasi? Gamification is the use of game thinking and game mechanics in non-game contexts to engage users in solving problems and increase users’ self contributions.

Contoh klasik dari gamification adalah My Starbucks Ideas. Konsep gamifikasi My Starbucks Ideas adalah: idea sourcing dari pelanggan dan berikan mereka reward. Dengan platform website, setiap orang dapat urun-rembuk ide dalam pengembangan produk dan pelayanan Starbucks. Ide-ide tersebut diperingkat, dan yang berhasil dipilih akan diberikan reward.

Dalam promosi akhir tahun, REI melakukan gamifikasi dengan memberikan hadiah bagi orang-orang yang melakukan liburan di alam terbuka. Dengan mem-posting foto liburan yang menarik di alam terbuka dan mencantumkan hastag tema pemasarannya #OptOutside, maka pelanggan akan mendapatkan hadiah sebesar US$10 yang didonasikan ke Paradox Sports.

Promosi liburan akhir tahun ala REI

 

Bila produk master adalah kuliner, maka cara-cara di bawah ini bisa dilakukan. Umpamanya, master akan memberikan gift cards bagi pelanggan yang mem-posting hasil jepretan makanan. Gift cards ini bisa ditukar ke dalam hadiah saat di pembelian berikutnya. Semakin sering pelanggan mem-posting foto, semakin banyak gift cards yang diraih. It’s a social media badges.

Teknik gamifikasi liburan akhir tahun

 

#3 Manfaatkan Media Sosial

Media sosial adalah saluran promosi yang cocok untuk promosi di musim liburan. Di musim liburan, orang biasanya memiliki kebiasaan membuka media sosial lebih sering daripada biasanya. Oleh karena itu, taktik promosi di musim liburan yang paling efektif adalah melalui media sosial ataupun iklan digital.

Pada dasarnya, ada empat tips penting yang harus dilakukan master untuk mengeksekusi program promosi di media sosial.

#1 Tema pemasaran liburan akhir tahun yang sudah dipilih harus divisualisasikan ke dalam website, online store dan apps.

#2 Tawarkan promosi ekstra kepada audiens media sosial sehingga bisa menarik pelanggan baru atau lama dan meningkatkan follower akun merek para master.

#3 Rencanakan konten yang akan dipromosi secara menarik dan teratur.

#4 Aktif melakukan aktivasi media sosial melalui diskusi dan percakapan dengan memberikan saran secara free untuk pelanggan yang kebingungan di media sosial

Para master bisa memanfaatkan media sosial seperti Facebook, Instagram, Twitter, dan Youtube. Di bawah ini beberapa contoh untuk mengoptimalkan program promosi liburan melalui media sosial.

Manfaatkan media sosial untuk promosi akhir tahun

 

Dengan tiga tips utama di atas, saya harapkan master bisa mengeksekusinya secara sukses dan berdampak baik pada bisnis. Selamat mencoba…