Jabatan sales sering dipandang sebelah mata. Padahal keberadaannya vital sebagai penentu maju-mundurnya perusahaan. Jalur karir sebagai salesman handal banyak menjadi incaran kepala SDM.

Jalur Karir Salesman: Makin Naik, Makin Besar Bonusnya – Kian ketatnya kompetisi usaha membuat kepala SDM terus-menerus melakukan scouting salesman. Brand besar macam Canon pun mengakui hal tersebut. Pengembangan divisi pemasaran termasuk dalam agenda pasti perusahaan. Canon mencari salesman yang memiliki kriteria berbakat, pengalaman luas, dan dinamis. Mereka sampai memesan advertorial khusus di salah satu media tertua dunia yaitu The Guardian untuk memberitakan kebutuhannya.

Perusahaan berani membayar lebih untuk mendapatkan tenaga sales yang sesuai dengan kebutuhan. Benefit yang menggiurkan pun selalu dijadikan daya pikat utama. Mulai dari gaji berlipat, bonus pencapaian target, fasilitas penunjang kerja, dan banyak lagi. Meskipun banyak benefit yang ditawarkan, salesman juga harus jeli terhadap jalur karir. Jabatan salesman memiliki beberapa spesialisasi yang berujung pada posisi berbeda.

Berikut empat karir salesman, diantaranya adalah

 

#1 Karir Salesman sebagai Inside Sales

karir salesman
Photo by Štefan Štefančík on Unsplash

Inside Sales adalah entry-level position yang sering ditemui di perusahaan dengan tipe business to business (B2B). Khususnya perusahaan dengan layanan di bidang teknologi informasi. Mereka melakukan kontak by phone dengan klien potensial. Prosedur tatap muka akan dijalankan apabila calon klien berkeinginan untuk meninjau langsung produk yang ditawarkan. Karena bersifat business to business, komisi yang diterima dari penjualan tak bisa dianggap remeh.

Posisi inside sales pada tahap awal biasanya dinamai Sales Development Representative (SDR). SDR dengan highest closing point akan melanjutkan pekerjaan sebagai Account Executive (AE). Tahap selanjutnya adalah posisi manajer (Sales Manager atau Sales Director).  Manajer lebih banyak bertugas untuk mengarahkan staf dalam upaya mengejar target.

Manajer dengan kapabilitas terbaik akan dipilih sebagai Vice-president of Sales. Seorang VP of Sales menghadapi tantangan untuk menjaga performa penjualan secara keseluruhan. Anda akan menemui posisi lebih tinggi lagi sebagai Chief Revenue Officers (CRO). CRO dituntut untuk membawa pertumbuhan pendapatan yang berkelanjutan.

 

#2 Sales Operation

karir salesman
Photo by William Iven on Unsplash

Bila Inside Sales bertindak sebagai eksekutor, Sales Operation lebih kepada pengembangan strategi penjualan. Mereka menggunakan alat bantu seperti perangkat lunak yang memanfaatkan data secara terpadu bernama customer relationship management (CRM). Kemampuan analisis adalah kunci utama di Sales Operation.

Posisi awal penanggungjawab Sales Operation adalah CRM Specialist. CRM Specialist naik jabatan menjadi CRM Admin dengan kewajiban mengakumulasi dan melakukan pembacaan data dengan jumlah besar. CRM Admin yang mampu mengambil insight penjualan akan dipromosikan sebagai Sales Operation Manager atau Sales Enablement Director. Posisi tersebut akan terus naik hingga menjadi Vice President dan berlanjut sampai Chief Strategy Officer (CSO).

 

#3 Business Development

karir salesman
Photo by Paul Bence on Unsplash

Channel Director adalah penggerak co-branding yang mengarah pada kepuasan mitra dan klien. Channel Manager atau Channel Director dapat mengincar kedudukan lebih tinggi lagi yaitu Vice President of Business Development. Business Development VP’s naik lagi menjadi Chief Business Development Officer pada jajaran direksi.

 

#4 Marketing

Photo by rawpixel.com on Unsplash

Bisnis modern memisahkan antara sales dan marketing. Sales lebih diarahkan pada peningkatan keuntungan atau volume penjualan. Sementara marketing merujuk pada faktor internal sebuah produk hingga fase distribusinya hingga sampai ke tangan konsumen. Keduanya memiliki keeratan hubungan namun juga berbeda koridor.

Jalur karir yang tersedia di posisi pemula adalah Marketing Operator (MO). MO dikoordinatori oleh Marketing Manager atau Marketing Director sebagai jabatan dengan posisi lebih tinggi satu tingkat. Satu tingkat di atasnya lagi dapat anda temui Vice President of Marketing. Jabatan tertinggi yang dapat dicapai adalah Chief Marketing Officer (CMO).

Tertantang untuk mencapai puncak?

See you on top!

Fajar Nurmanto, Contributor