pemimpin berjiwa marketing

Pemimpin berjiwa marketing ialah orang yang sensitif terhadap kondisi pasar dan kebutuhan konsumen.

Growth is top priorities for many companies. Karena itu, dalam studi Gartner (2018), sebagian besar pemimpin perusahaan menempatkan pertumbuhan sebagai strategic priorities. Lalu, pemimpin seperti apa yang bisa mendorong pertumbuhan?

Dalam studinya When and How Board Members with Marketing Experience Facilitate Firm Growth (2018), Kimberly A. Whitler menemukan bahwa tipe pemimpin berjiwa marketinglah yang dapat mendorong perusahaannya untuk terus tumbuh. Mengapa?

Secara sederhana, kapabilitas marketing adalah bagaimana kita tumbuh dengan menciptakan nilai yang bermanfaat dan nyata bagi konsumen. “How do we grow by creating real, meaningful value for consumers?

Menurut Kimberly A. Whitler, apabila perusahaan dipimpin oleh pemimpin berjiwa marketing akan memberikan hasil nyata berupa pertumbuhan pendapatan, peningkatan pangsa pasar, competitive action, tahu dinamika pasar dan kebutuhan konsumen, dll.

Sayangnya, hasil risetnya terhadap 64,086 biografi jajaran direksi di Standard & Poor 500 perusahaan antara 2007-2012, Kimberly A. Whitler menemukan bahwa sekitar 3% pemimpin berjiwa marketing, dan 16% jajaran direksi perusahaan yang hanya memiliki 1 orang marketing.

Sebaliknya, mayoritas direksi diisi oleh pemimpin yang tidak berjiwa marketing, melainkan terlalu fokus ke dalam (inwardly focused). Apabila dewan direksi terlalu didominanasi oleh orang-orang yang kurang berjiwa marketing, maka strategic priorities yang ingin dicapai berorientasikan pada tata kelola perusahaan baik, operasi internal, efisiensi, dan pengurangan cost.