Mudik

Jumlah pasar yang besar, uang promosi pun digelontorkan besar-besaran di saat mudik. Promosi mudik menjadi andalan bagi brand untuk meraih omset besar sebelum Lebaran.

Mudik menjadi momen penting bagi petualang urban yang ingin merayakan pulang ke kampung halaman untuk silaturahmi dengan sanak keluarga. This is thanksgiving ala Indonesia. Karena pentingnya momen ini, maka masyarakat rela menyiapkan semuanya agar di saat mudik semua sudah siap.

Mudik 2018
Source: http://jateng.metrotvnews.com

Bagi salesman atau marketer, mudik adalah momen yang tidak boleh dilewatkan untuk melakukan kegiatan promosi. Mengapa? Jika melihat data pasarnya, ini cukup menggiurkan. Menurut Bisnis Indonesia, jumlah pemudik tahun ini mencapai kenaikan hingga 10-12% dibandingkan tahun 2017. Perkiraan jumlah pemudik tahun ini mencapai 25 juta jiwa.

Rinciannya ialah pemudik dengan sepeda motor mencapai 8,5 juta orang, 3,72 juta pemudik menggunakan mobil pribadi, 8 juta orang menggunakan bus, dan 6,7 juta jiwa memilih moda transportasi kereta api, pesawat terbang serta kapal laut. So, kalau dihitung-hitung, ini pasar yang besar. Tak ada salesman yang akan mengabaikan tentang potensi pasar ini.

Lalu, bagaimana cara melakukan promosi penjualan kepada target pasar pemudik ini? Sales Master melihat ada tiga pola aktivasi yang umumnya dilakukan oleh pemilik brand yakni bangun awareness, engagement, dan loyalty untuk dongkrak penjualan. Bentuk promo yang biasa kita lihat ialah seperti mudik bareng, fasilitas bebas rest area saat perjalanan mudik, posko istirahat, dan lainnya. Bagi teman-teman UMKM atau brand yang belum lakukan promosi di saat mudik, mungkin ini bisa dilakukan.

 

Mudik 2018
Source: http://picbear.online

#1 promosi mudik yang lumrah ialah bangun awareness

Bagi beberapa brand lama ataupun baru, membangun awareness di acara mudik tetap menjadi hal penting. Mengapa? Dengan jumlah pasar yang besar, tentu saja mereka adalah target pasar yang menarik untuk dibidik. Targetnya bagi mereka adalah masyarakat mengenal brand mereka. Di sini, mereka belum melakukan transaksi penjualan terlebih dahulu, melainkan yang terpenting ialah target pasar mengenal produk/layanan mereka.

Umumnya, kegiatan yang dilakukan untuk membangun awareness adalah mengiklan di sekitar spot pemberangkatan pemudik, destinasi, atau area-area peristirahatan. Meskipun mereka tidak secara khusus mengejar target penjualan, saat membangun brand awareness, mereka juga tetap melakukan aktivasi selling. Mereka tetap menyediakan fasilitas, alat peraga, product sample, dan SPG yang siap memprospek target pasar. Ini adalah taktik brand awareness sekaligus akuisisi pelanggan.

Mudik 2018
Source: http://jogja.tribunnews.com

Beberapa waktu lalu, majalah SWA bersama KAI menggandeng banyak brand untuk melakukan promosi pada pemudik yang menggunakan kereta api. Pemudik mendapatkan product sample dari berbagai brand makanan/minuman secara cuma-cuma. Selain itu, mereka juga bisa menjual paket produk yang menarik untuk pelanggan.

Tahun ini, Kementerian BUMN memberangkatkan 200.000 pemudik melalui corporate social responsibility (CSR) yang dikucurkan oleh korporasi dibawah naungannya. CSR ini sangat digemari oleh masyarakat yang menginginkan mendapatkan fasilitas mudik secara gratis. Di samping memperkenalkan brand BUMN, mereka juga bertujuan mengakuisisi pasar. PT Asuransi Kredit Indonesia (Persero) atau Askrindo memberikan asuransi kecelakaan diri kepada 1.300 pemudik. Pemudik mendapatkan nilai pertanggungan sekitar Rp 27,2 juta dengan jangka waktu 30 hari. Ini bisa menjadi product sample yang diberikan kepada calon pelanggan secara free.

Mudik 2018
Source: m.bnizona.com

Dengan program BNI Digimudik, BNI juga memberikan fasilitas mudik gratis kepada 7.500 pemudik dan sekitar 400 santri penghafal Al-Qur’an. Di samping tujuannya menyalurkan fasilitas CSR, BNI juga bermaksud memperkenalkan beberapa produk keuangan syariah kepada target pasarnya. So, dalam hal ini, meskipun CSR, brand bisa menggunakannya secara efektif untuk kepentingan promosi bangun awareness sekaligus kepedulian sosial.

#2 customer engagement, promosi mudik yang banyak dilakukan para pemilik brand

Beberapa hari lalu, kita disodorkan “peperangan” politik di media sosial tentang foto di jalan tol saat mudik. Otomatis, ini membangunkan musuh sekaligus teman seperjuangan di kedua belah pihak. Bagi pendukung #2019GantiPresiden, tol adalah hak asasi konsumen yang bersedia membayar, tidak ada kaitannya dengan prestasi Presiden RI. Tetapi, bagi pendukung #2019TetapPresiden, tol adalah mahakarya presiden petahana.

Mudik 2018
Source: news.detik.com

Secara kasat mata, foto ini pun menyiratkan makna bahwa pendukung #2019GantiPresiden seharusnya tidak melintasi tol yang sudah dibangun oleh Presiden RI. Sontak saja, berita ini pun menjadi viral yang banyak dikomentari oleh masyarakat di saat menjelang mudik. Semua tokoh, public figure, dan buzzer memanfaatkannya untuk berebut pengaruh di mata audiens yang masih “mengambang”.

Namun, Sales Master tidak ingin masuk ke dalam ranah perdebatan politik, melainkan strategi promosi di saat mudik. Iklan foto ini tentu saja bisa jadi iklan yang baik ataupun blunder. Bagi pendukung #2019TetapPresiden, kampanye ini memberikan dorongan presiden yang didukungnya telah berkontribusi terhadap bangsa. Tetapi, bagi fans #2019GantiPresiden, menjadi sejenis common enemies yang bullyable.

Tentu saja, pemasangan foto di tol ini sudah diperhitungkan secara matang dengan kalkulasi pasar yang besar dan momen yang tepat. Memanfaatkan lalu-lintas kehadiran pemudik di jalan tol menjadi target audiens penting untuk mendapatkan atensi dan loyalitas para pendukungnya di kedua kubu. Ini adalah taktik untuk memperkuat ikatan emosional mereka.

Dalam teori pemasaran, memang membangun ikatan dengan pelanggan adalah hal penting bagi brand. Mudik adalah momentum mereka untuk membangun ikatan yang semakin kuat. Bisa beragam cara yang dilakukan oleh brand.  Sido Muncul merupakan salah satu brand yang legendaris dalam melakukan aktivasi pelanggan atau reseller di kala mudik. Sejak 1991, Sido Muncul telah melakukan acara mudik bareng bagi para penjamu.

Mudik 2018
Source: http://sidomuncul.id

Tahun ini saja, Sido Muncul memberangkatkan 13.000 tukang jamu dan masyarakat umum dari Jabodetabek ke wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur. Mereka mendapatkan fasilitas transportasi, makanan/minuman, dan berbagai souvenir. Tentu saja, dengan program ini, para tukang jamu diharapkan akan semakin lengket dengan Sido Muncul dan terus menjadi “tangan panjang” ke pelanggan akhir.

 

#3 promosi mudik demi mendapatkan loyalitas pelanggan

Lion Air dan CIMB Niaga mengeluarkan program promosi “Mudik Duluan”. Benefit bagi konsumennya adalah mendapatkan potongan harga langsung sampai Rp 500.000, cicilan 0% selama 6 bulan, diskon 25% bagi lansia di atas 65 tahun dan anak usia 2-12 tahun, serta diskon tambahan 10% jika memesan tiket untuk pergi-pulang (PP) ke berbagai tujuan. Syaratnya ialah membayar dengan kartu kredit CIMB Niaga.

Mudik 2018
Source: http://ekbis.rmol.co

Di atas adalah contoh bagaimana brand melakukan promosi mudik untuk mendapatkan loyalitas dari pelanggan. Mereka menyadari bahwa merawat loyalitas itu tidak mudah. Mudik adalah momentum penting bagi pelanggan. Kata kuncinya adalah siapa yang dapat memahami keinginan pelanggan, maka konsumen akan loyal. So, dengan memberikan program promosi yang dibutuhkan oleh pelanggan, mereka akan senang terus menggunakan produk/layanan.

Taktik menggaet loyalitas pelanggan ini juga dilakukan oleh BNI. Melalui program BNI Digimudik, BNI juga melakukan program mudik mewah nan ekslusif bagi nasabah prioritas atau BNI Emerald. BNI memberikan promosi diskon 50% untuk layanan Helicity Service ke berbagai kota tujuan. Syaratnya menggunakan BNI Emerald World Debit Card.

BNI juga memberikan kesempatan kepada nasabah untuk pulang kampung dengan menggunakan pesawat private jet dengan harga khusus (special price). Ada dua private jet yang disediakan yakni Phenom 300 dengan fasilitas 6 kursi dan Private Jet Hawker 900 XP yang menyediakan 8 kursi. Destinasi private jet tersebut ialah Yogyakarta, Surabaya, Denpasar, Makassar, dan bahkan hingga ke Seletar, Singapura.

Mudik 2018
Source: http://marketplus.co.id

Tak mau ketinggalan, Hansaplast Koyo pun melakukan program loyalitas bagi pelanggannya dengan program kampanye #MudikGakLoyo. Pemudik bisa mendapatkan fasilitas dari Hansaplast di jalan tol KM 19 dan KM 57. Tak jauh berbeda, ini juga dilakukan oleh Astra Otoparts lewat Shop&Drive. Posko mudik Astra Otoparts memberikan layanan servis, ganti oli, aki, hingga shock absorber di rest area Cipali.