Free Ebook Selling to The Jomblo: 3 Trik Membidik Pasar Jomblo

Dalam rangka perayaan hari Valentine (terlepas haram-tidaknya ya), Sales Master melakukan studi mengenai pasar jomblo. Mengapa penting? Karena pasar jomblo cukup besar dan atraktif. Besarnya pasar jomblo di tanah air dapat kita rasakan dapat kita deteksi dari empat hal.

Pertama, besarnya angka populasi anak muda yang belum menikah di Indonesia. Bila kita bedah hasil Sensus BPS 2010, akan terlihat bahwa orang yang belum menikah direntang usia 15-34 tahun mencapai 36.523.489 orang.

Meskipun anak muda yang tidak menikah itu belum tentu berstatus jomblo, tapi kalau belum menikah anggaplah bahwa mereka masih jomblo. Ini dikarenakan banyak orang yang sudah pacaran, tetapi masih juga mengaku jomblo 😀

Kedua, tren kian lamanya untuk memutuskan menikah. Hasil Sensus Penduduk 2010 menemukan bahwa rata-rata usia menikah perempuan di Indonesia mencapai 22,3 tahun dan laki 25,7 tahun. Bandingkan dengan para orang tua kita yang menikah dalam usia relatif muda. Artinya, anak mudah saat ini terlalu asyik menjomblo.

Ketiga, banyaknya cerita lucu atau meme yang berkembang seputar jomblo. Apabila para master perhatikan di dunia maya, meme bernada satir yang paling berkembang ialah mengenai topic jomblo. Karena itu, banyak brand yang menggunakan meme jomblo untuk aktivitas promosi.

Dengan fakta di atas, maka kami bisa menyimpulkan bahwa pasar jomblo sedang menggeliat dan akan membesar. Untuk itu, bagi brand yang ingin mengincar target pasar ini harus menyiapkan taktik khusus.

Kami punya tiga taktik khusus untuk sukses berjualan menarget segmen jomblo ini. Pertama, ciptakan produk yang sesuai dengan karakteristik segmen ini. Kedua, buatlah promosi penjualan yang menusuk hati konsumen jomblo. Ketiga, ciptakan sales channel yang efektif untuk mereka. Yuk kita beda satu per satu dalam Ebook yang kami bagikan gratis di bawah ini.

Free Download

Silakan Login yang sudah daftar
atau Register
bagi yang belum terdaftar untuk download! GRATIS!